RSS

Rahmi sukses menjadi juragan sekolah anak (1)

16 Feb

Berawal dari niat untuk membantu ekonomi keluarga, Rahmi Salviviani (30) kini sukses menjadi pengusaha di bidang pendidikan di Pekanbaru, Riau. Perempuan yang akrab disapa Vivi ini membuka taman kanak-kanak (TK) yang kini sudah punya sembilan cabang di Pekanbaru dan Palembang.

Vivi merintis usaha ini sejak 2008. Saat itu, ia masih menggunakan merek waralaba lokal. Setelah dua tahun bisnisnya berjalan, ia berani memakai merek sendiri Alifa Kids dan fokus ke pendidikan anak usia dini.

Alasan Vivi memilih nama Alifa Kids sejatinya untuk merepresentasikan visi dari sekolah yang ia bangun. Yakni amanah, loyal, integritas, fatonah atau cerdas, adil, kerja sama, inisiatif, disiplin, dan santun. Ia berharap, siswa yang belajar di TK Alifa Kids bisa menjadi anak pintar dan siap melanjutkan pendidikan SD dengan cara menyenangkan.

Lulusan Hubungan Internasional Universitas Riau ini mengakui, bisnis yang ia jalani berawal dari keinginan membantu perekonomian keluarga. Saat itu, ia memiliki seorang putri berusia empat bulan. Vivi ingin tetap bisa produktif, sekaligus mendidik sendiri si kecil.

Melalui Alifa Kids, Vivi ingin membantu orang tua yang memiliki keterbatasan waktu untuk berinteraksi dengan anaknya. “Kami ingin memfasilitasi orang tua agar terampil dan punya waktu berkualitas saat bersama anak-anak,” katanya.

Pendidikan di Alifa Kids fokus terhadap pembentukan karakter anak. Ia percaya bahwa kesuksesan seorang anak tidak dari intelligence quotient (IQ) saja, tapi sekitar 85% sukses berasal dari karakter seseorang.

Kini, Alifa Kids memiliki 350 siswa. Alifa Kids memungut biaya bulanan di sekolah ini Rp 375.000 untuk siswa half day dan Rp 800.000 untuk siswa full day. Alifa Kids juga memungut biaya tahunan Rp 4 juta–Rp 5 juta.

Kini usaha Vivi telah meraih beberapa penghargaan, seperti juara pertama event Honda Youth Start Up tingkat regional dan Nasional yang diadakan Mark Plus. Tidak hanya itu, bisnis pendidikan ini juga yang mengantarkan Vivi menjadi finalis nasional di Wirausaha Muda Mandiri yang diadakan Bank Mandiri.

Alifa Kids kini memiliki sekitar 60 pegawai di bawah Alifa Management. Vivi mendorong orang-orang yang bekerja di Alifa Kids bisa lebih mandiri. Ia tak segan-segan mendorong mereka untuk berwirausaha.

Terbukti, beberapa dari mereka sepulang mengajar juga menjalankan usaha kelompok, seperti menjual pakaian di lingkungan tempat mereka tinggal.

Sejak tahun 2001, Vivi juga menjadi pengurus komunitas pengusaha di Pekanbaru. Ia sering mengadakan kelas mentoring dengan mengundang mentor-mentor ternama dari berbagai kota. “Mentoring ini untuk berbagi ilmu pada pegawai saya juga dan mendorong mereka untuk berwirausaha,” ujarnya.

 
Leave a comment

Posted by on February 16, 2013 in Penelitian Autis

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: